Blue Siamese Fish ikan: ikan aquascape dan budidaya
Tampilkan postingan dengan label ikan aquascape dan budidaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikan aquascape dan budidaya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Januari 2015

ikan swordtail

Ikan Hias Swordtail, jenis - jenis, cara pemijahan dan kisaran harga

Ikan Hias swordtail (Xiphophorus Heller) ikan ini memiliki ekor yang panjang dan ukurannya lebih kecil daripada ikan betina, ikan ini juga sering disebut ikan ekor pedang. Ikan ini Namun berbeda dengan ikan guppy, swordtail dapat membela diri sehingga kemungkinan untuk mengalami keruksakan ekor akibat serangan ekor akibat serangan ikan lain sangat kecil. Swordtail pilihan yang cukup baik untuk mengisi aquarium/aquascape. Swordtail termasuk dalam golongan Livebearers, yaitu ikan yang berkembang biak melalui pembuahan internal. Tidak seperti kebanyakan ikan yang bertelur, Livebearers melahirkan anak-anak mereka. Bersama ikan Guppy ( Poecilia reticulata), Platy (Xiphophorus maculatus) dan Molly (Poecilia sphenops), Swordtail tergabung dalam keluarga Poecilidae.Swordtail memiliki nilai ekonomis dan menarik untuk menjadi peluang bisnis kita. Kisaran harga bibit Swordtail mulai dari Rp. 1000-1500’an.  
Red velvet swordtail
 
Pineapple Swordtail
Red Wag Swordtail

Black Swordtail
Candy Wag Swordtail
Kohaqu Swordtail 
Green Swordtail 
Cara Membedakan Induk Jantan dan Betina : 
Untuk membedakan induk jantan dan betina pilihlah induk yang berukuran relatif besar, bentuk tubuh yang mengembung serta mempunyai warna yang indah supaya hasil persilangannya memuaskan. 
Induk jantan: Induk jantan cirinya mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal yang berupa menjadi sirip yang panjang. Tubuhnya rampaing, warnanya lebih cerah, sirip punggung lebih panjang dan kepalanya besar. 
Induk betina: dibelakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa sirip halus. Tubuhnya gemuk, warnanya kurang cerah, sirip punggung biasa dan kepalanya agak runcing. 
Cara Pemijahan : 
Induk-induk yang telah dipilih dan merupakan induk paling bagus dan berkualitas, induk tersebut kemudian kita dimasukkan kedalam satu bak untuk beberapa pasang induk. Apabila kita menginginkan keturunan yang baik dan berkualitas tertentu dapat pula dilakukan dengan cara memisahkan sepasang-sepasang dalam satu bak. Bak pemijahan harus dikontrol setiap hari karena kalau kita lalai mengontrolnya anak-anak yang baru lahir itu akan dimakan oleh induknya. 
Cara Pemeliharaan Benih : 
Setelah anak ikan ini lahir harus cepat-cepat diambil dan dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan oleh induknya. Setelah 4 – 5 hari anak ikan baru dapat diberi makanan berupa kutu air yang sudah disaring, atau kuning telur yang telah direbus dan dihancurkan. Setelah mencapai ukuran medium (2 – 3 cm) dapat diberikan makanan cacing, kemudian setelah mencapai ukuran dewasa (5 – 7 cm) dapat diberi makanan cuk dan makanan tambahan berupa cacing kering atau agar-agar. 
sumber:  http://ikanhias-yuli.blogspot.com/2014/02/ikan-hias-swordtail.html

ikan platy

3.11 Ikan Platy (Xyphophorus sp)

Ikan platy adalah ikan ovovivipar artinya ikan tersebut beranak dan bertelur atau sering umum disebut beranak saja yang dalam bahasa Inggris disebut dengan livebearer. Ikan jantan akan membuahi telur betina yang masih berada dalam  tubuhnya. Ikan platy yang banyak dikenal dikalangan penghobi ikan hias antara lain : platy koral, sunset, mickey mouse, pedang, cendrawasih, variatus, dan hawaii. Meskipun mempunyai varian yang banyak namun pada dasarnya mempunyai ciri yang sama. Ikan ini dapat mencapai ukuran tubuh sebesar 12 cm, atau bahkan lebih pada beberapa jenis tertentu.
Warna untuk setiap strain sangat variatif dan banyak sehingga menarik minat banyak orang untuk memeliharanya. Sebagian besar jantan dan betina mempunyai warna yang sama sehingga harga jantan dan betina sama, kecuali pada beberapa jenis seperti cendrawasih yang berbeda jantan dengan betinanya.
Ikan platy bersifat pendamai sehingga cocok jika dicampur dengan ikan hias lain. Keistimewaan ikan ini adalah dapat beranak 4-5 kali hanya dalam sekali pemijahan. Hal ini karena induk betina mempunyai kemampuan untuk menyimpan sperma jantan dalam jangka waktu tertentu. Suhu yang baik untuk pemeliharaan platy adalah 25-28 0C dengan pH 7.0-7.5 serta dH atau hardness sebesar 10-150.
3.11.1 Pemeliharaa Induk
Induk platy dapat dipelihara di akuarium atau dalam bak beton, untuk akuarium berukuran cm atau bak semen dengan ukuran cm. Untuk akuarium dapat diisi induk sebanyak 100 ekor dan untuk bak semen dapat diisi induk sebanyak 200 induk atau lebih. Induk jantan dan betiana sebaiknya dipisah agar tidak ada yang memijah secara liar.
Pakan yang diberikan dapat berupa cacing beku (blood worm) atau kutu air, bisa juga diberikan pelet jika induk mau memakannya, sebaiknya hindarkan pemberian cacing sutra. Pakan diberikan dua kali sehari pagi dan sore sampai ikan kenyang .
Selain pakan kualitas air memegang peranan penting dalam pemijahan ikan ini. Air yang digunakan sebaiknya telah diendapkan dalam tandon selama semalam dan diberi aerasi. Pergantian air dilakukan setiap hari sebanyak 20-50% atau tergantung tingkat kekotoran air. Penyifonan sisa pakan dan kotoran juga dilakukan setiap hari.

ikan redfin

Ikan Redfin adalah salah satu jenis ikan hias yang memiliki keindahan dari segi warna dan bentuk tubuhnya, maka tedak heran ikan redfin banyak juga penggemarnya. Ikan yang indah ini adalah ikan asli dari negara Vietnam namun sekarang sudah banyak yang membudidayakannya di Indonesia.
Ikan Hias Redfin, ikan redfin, Budidaya ikan redfin, budidaya redfin, ternak ikan redfin, redfin albino
Ikan hias air tawar ini sangat menyukai lumut, tetapi apabila kita kesulitan untuk menyediakan lumut kita juga bisa memberikannya cuk merah / cacing darah atau cacing sutra dengan pakan yang sperti itu maka tidak sulit untuk kita apabila kita ingin memelihara atau merawatnya.
Namun bagi anda yang berencana beternak ataupun sekaligus budidaya ikan redfin ini, di postingan kali ini akan di bahas secara singkat tahpannya, ok langsung saja lihat tahapan cara ternak atau budidaya ikan hias redfin di bawah ini:

Persiapamn wadah pemijahan

Sebelum pemijahan induk, sebaiknya dilakukan persiapan wadah yang baik agar proses pemijahan dapat berlangsung dengan sempurna. Dalam penggunaan box sterofoam yang sangat di nilai adalah dari segi kestabilan suhu dalam waktu pemijahan dan penetasan. 
Factor suhu sangat penting dalam proses pemijahan, karena  perubahan suhu akan mempengaruhi pemijahan. Persiapan wadah diawali pencucian wadah pemjahan berupa box stereofoam yang bertujuan untuk meminimalisir serangan bakteri pathogen akibat wadah yang kotor. Box sterofoam yang digunakan berukuran 80 x 40 x 30 cm.

ikan botia

ikan botia

Botia itu adalah kelompok ikan dari suku Cobtidae yang kebanyakan juga laku sebagai ikan hias. Secara ilmiah, beberapa ikan berubah nama marganya dari Botia menjadi Chromobotia, Syncrossus, Yasuhikotakia dll. Sehingga penyebutan ikan Botia hanya tinggal terjadi di dunia ikan hias.
Botia akan sangat bergembira apabila dipelihara secara berkelompok 5-6 ekor atau lebih. Mereka akan berenang bergerombol berkeliling akuarium dan saling bercengkerama diantara mereka, saling meggesekan badan dengan sirip menegak, sehingga dapat menyajikan tontonan sangat menarik bagi pemeliharanya. Perilaku lain yang menarik adalah tiduran tergelatak pada satu sisi tubuhnya. Hal ini sering menimbulkan salah pengertian bagi pemeliharanya karena disangka ikan tersebut sakit atau mati. Perilaku tersebut merupakan perilaku normal ikan Botia.

ikan corydoras

cara merawat ikan Corydoras dan cara membudidayakanya

 Ikan Tikus adalah ikan yang ramah dan suka berenang dengan sesama jenis membentuk kawanan.Tidak disarankan untuk memelihara ikan ini di akuarium kurang dari 3ekor.jika itu dilakukan maka akan terlihat bahwa mereka menghabiskan sebagian besar waktunya tetap berenag bersama mencari sisa-sisa makanan di dasar akuarium.
         Ikan Tikus adalah ikan yang mencari makan didasar akuarium dan mereka bisa membantu menjaga dasar akuarium tetap bersih dan bebas dari sisa makanan yang membusuk.Dan cara ini bisa digunakan untuk menjaga kualitas air secara keseluruhan.Walaupun demikian bukan berarti penggantian air secara rutin tidak diperlukan.
Corydoras Panda

aquascape


Cara Membuat Aquascape


Cara membuath Aquascape, aquascape itu mudah. Kebutuhan Utama :
  • Aquarium
  • Lampu
  • Filter
  • Pasir / Soil
  • Pupuk Dasar / Pupuk Cair
  • Tanaman
  • Ikan
  • CO2 (Bisa membuat sendiri)
  • Kipas / Chiller (Jika diperlukan)

molly balon

IKAN MOLLY BALON — Nama latin ikan Molly adalah Poelicia latipinna Sailfin molly, namun karena perut ikan ini saat dewasa buncit mirip balon banyak yang menyebutnya ikan molly balon. Bentuk ikan yang buncit dan lucu inilah yang menjadi daya tarik para penggemar ikan hias. Dengan corak warna yang bermacam-macam serta harga yang cukup murah, menjadikan ikan Molly balon diburu penggemar ikan hias dari anak-anak hingga orang dewasa.

ikan aquascape

Ikan Aquascape

Kembali pada inti dari Aquascape adalah pemandangan alam yang menonjolkan keindahan alam berupa susunan bebatuan, ranting dan tanaman-tanaman hijau yang kita tanam adalah paling utama, dan untuk ikan dianjurkan memakai ikan yang cocok dengan ekosistem didalam aquascape yang secara tidak langsung bisa melakukan perawatan tanaman-tanaman, batu, kaca aquarium, dan air agar tetap bersih dari kotoran lumut dan algea.
adapun ikan-ikan hias untuk aquascape banyak yang menggunakan ikan-ikan kecil agar pemandangan didalam aquascape terkesan lebih menonjol dan cantik apalagi kalau thema aquascape adalah miniatur alam seperti sungai, padang rumput, atau bukit-bukit pasti sangant cantik dan enak dipandang.

Berikut adalah jenis-jenis ikan dan udang yang dianjurkan untuk Aquascape,
untuk selera, anda yang menentukan warna dan bentuk ikan apa yang bagus dan cocok untuk Aquascape.
JENIS IKAN AQUASCAPE

1.

IKAN RAINBOW
Ikan yang peredaranya dari papua nugini ini adalah ikan yang cukup damai dan sangat indah jika ditaruh di aquascape secara berkelompok.
Ikan ini memakan jenis makanan berupa cacing beku, pelet, dan memakan crustacea kecil.

2.

IKAN MANFISH
Ikan yang cantik bernama latin PTEROPHYLLUM SCALARE ini mempunyai sifat kalem dan tenang.
Ikan ini senang memakan pelet,cacing beku,dan udang.Ikan ini sedikit usil karena jika ada ikan kecil di dekatnya kadang buntut ikan kecil itu akan digigit dengan ikan ini dan senang memakan udang hias anda.
Ikan ini cocok ditaruh untuk aquascape karna ikan ini tidak memakan tumbuhan.
jadi untuk kebanyakan orang yang mempunyai aquascape dengan kapasitas tanaman yang banyak dengan udang sebagai pembersih dianjurkan tidak memelihara ikan ini. kecuali aquarium berukuran besar udang tidak terlalu khawatir karena udang bisa bersembunyi di sela-sela batu dan tumbuhan.

3.

IKAN CONGO TETRA
Ikan ini berasal dari sungai kongo di afrika.Ikan ini mempunyai warna yang indah dan mempunyai nama latin PHENACOGRAMMUSINTERRUPTUS.
Ikan ini memakan krustasea kecil dan memakan pakan buatan dan cocok untuk aquascape karna tubuhnya yang berwarna warni dan tidah memakan tumbuhan.

4.
IKAN RED LINE TORPEDO BARB
Ikan yang mempunyai ciri garis merah dan panjang seperti torpedo ini adalah jenis dari ikan barb dan
ikan mempunyai nama latin PUNTIUS DENISONII adalah ikan yang memakan pelet,cacing beku,krustacea kecil dan udang.Ikan ini bagus untuk aquascape yang berukuran panjang.

5.
IKAN GUPPY
Ikan yang mempunyai julukan millionfish ini adalah ikan livebearer dan mempunyai nama latin POECILIA RETICULATA.ikan ini bisa dimasukan ke dalam aquascape dan bisa berdampingan dengan udang hias.
makanan ikan guppy antara lain flake, cacing rambut, cacing darah, cacing beku, kutu air, dan chu.
selain cantik ikan ini juga berguna untuk membersihkan minyak di permukaan air akibat proses fotosintesis tanaman.

6.
IKAN TETRA
Semua jenis tetra bisa masuk ke dalam aquascape.ikan jenis ini mempunyai beberapa macam yaitu cardinal tetra, neon tetra, black neon tetra, blue tetra, silver tetra, lemon tetra, red eye tetra, dll.
Ikan jenis ini memakan pelet, cacing dan cacing beku.
dianjurkan untuk memelihara dalam jumlah banyak karena jenis ikan kecil ini suka bergerombol dan terkesan cantik apabila mereka lalu-lalang dengan bergerombol.

7.
IKAN BLACK MOLLY
Ikan black molly mempunyai nama latin POECILLIA SPENOPS dengan ciri ciri badan berwarna hitam.
Ikan ini memakan algae, pelet, dan krustacea kecil.Ikan ini termasuk ikan live bearer.
Ikan ini mempunyai kerabat dengan ikan guppy dan mempunyai beberapa jenis seperti sailfin mollydan ballon molly.

8.
IKAN PLATY
Ikan yang populasinya berasal dari sungai ini mempunyai nama latin XIPHOPHORUS MACULATUS adalah ikan yang pendamai dan juga termasuk ikan live bearer.
Ikan ini sangat cocok di aquascape karena selain indah, ikan ini juga pendamai pada ikan yang lain dan juga udang hias anda.
Ikan ini memakan jenis makanan berupa pelet kecil, cacing dan krustacea kecil.
9.
IKAN ZEBRA DANIO
Ikan yang mempunyai nama latin BRACHIDANIO RERIO adalah ikan yang berwarna warni yang sangat karena telah diberi gen ubur ubur pada telur ikan tersebut.
Ikan ini memakan jenis makanan pelet, cacing, dan krustacea kecil.
Ikan ini senang menggigit buntut ikan lainya dan senang memakan anakan ikan dan udang.
untuk aquascape yang ada udangnya jangan terlalu khawatir dengan ikan jenis ini karena bentuknya yang tidak terlalu besar jadi resiko udang di jadikan santapan sangat kecil.

10.
IKAN RASBORA
Ikan yang suka berkelompok ini sangat cantik dan menawan jika di taruh di aquascape anda dengan berkelompok.
Ikan ini memakan pelet, cacing, dan crustacea kecil. Ikan ini mempunyai beberapa jenis
seperti rasbora harlequin, rasbora galaxy, dan rasbora hengli.

11.
IKAN CAE (Chinese Alga Eater)
Ikan CAE atau LAE ini adalah ikan pemakan lumut dan sisa sisa makanan ikan.
Ikan ini bisa tumbuh dari 10-20 cm dan mempunyai nama latin GYRINOCHEILUS AIYMONIYERI.
Ikan ini sangat rajin memakan algae di waktu kecil dan jika sudah besar ia jarang memakan algae.
untuk aquascape dengan dasar pasir dua warna tidak di sarankan memelihara ikan ini karena sifatnya yang agresif dan jail akan membuat pasir berantakan dan tercampur, tapi diantara semua ikan jenis pembersih / Office Boy / Cleaning Service ikan ini termasuk ikan yang mudah di pandang karena seperti jenis sapu-sapu bentuknya kayak monster hehe..

12.
IKAN SAE (Siamese Algae Eater)
Ikan yang mempunyai nama latin CROSSOCHEILUS SIAMENSIS adalah ikan yang rajin dibandingkan Ikan CAE dan memakan semua jenis algae.
Jika algae di aquascape anda sudah habis maka dia akan memakan tumbuhan moss yang ada di aquascape anda.
Ikan ini juga bisa di beri makan berupa pelet tenggelam ataupun mengambang dan juga memakan cacing.
untuk pemelihara ikan ini dianjurkan untuk aquascape dengan tanaman dan moss yang cukup banyak karena semakin banyak tanaman dan moss maka pertumbuhan algea juga akan semakin banyak dan ikan SAE tidak akan kehabisan cemilan algea dan moss kita akan tetap aman gak jadi cemilan karena algea banyak tumbuh hehe (berharap sih gak ada algea biar tanaman tetap seger)
intinya ikan jenis ini pembasmi algea yang cukup ampuh.

13.
IKAN CORYDORAS
Ikan yang mirip tikus ini memakan algae dan suka menggali di substrate maka dari itu tidak disarankan untuk pasir dengan dua warna memelihara ikan ini karena akan berantakan di gali pasir-pasirnya.
pada aquascape ini adalah ikan yang bisa beradaptasi dengan cepat pada aquarium anda khususnya, ikan ini juga memakan sisa sisa makanan yang tidak habis dimakan ikan yang lainya jadi gak mubazir hehe
ikan ini juga banyak pilihan warna dan coraknya loh, jd bisa pilih warna dan corak ikan sesuai selera.

14.
IKAN OTOCINCLUS
Ini dia ikan yang paling di anjurkan untuk aquascape karena ikan ini termasuk ikan yang sangat ampuh membasmi lumut dan algea di aquascape.
Ikan ini mempunyai postur tubuh yang kecil hanya sekitar 5cm, dapat di beri makan timun jepang atau zucchini atau sejenisnya jika algae di dalam tank sudah habis.
dengan harga yang relatif mahal di bandingkan dengan ikan pembersih yang lainnya ikan ini juga susah di dapatkan karena jarang yang menjual ikan ini.

15.
BRUSHMOUTH
Pemakan lumut yang efektif terutama untuk lumut Green Spot. Penghuni dasar aquarium. Bertemperamen rendah, kalau dari bentuknya memang kurang menarik karena bentuk dan warnanya yang kurang menarik (agak serem) hehe
tapi dari fungsi dan kegunaan ikan ini cukup bagus untuk membersihkan lumut yang merajalela.
Dapat tumbuh sampai 7 cm dalam aquarium bertanaman.

JENIS UDANG AQUASCAPE

1.
Udang Red Cherry (Neocaridina heteropoda)
Udang yang terkenal untuk aquascape dan jadi favorit selain mudah di dapat di tempat jualan ikan udang ini tergolong murah alias kantong pelajar hehe..
Udang ini memiliki warna dari orange sampai merah tua tergantung grade dan parameter air dalam aquarium. Cukup aktif dalam memakan spora lumut dan dapat berkembang biak dalam air tawar.
Dapat tumbuh sampai 2.5 cm.
2.
Udang Amano (Caridina multidentata)
Udang yang sangat dicari dan disarankan untuk aquascape, selain harganya yang relatif mahal udang ini juga termasuk susah di cari di tempat penjual ikan.
Dikenal sebagai udang yang paling efektif dalam memakan lumut. Tidak dapat berkembang biak dalam aquarium air tawar.
Dapat tumbuh sampai 5 cm.
3.
Udang Mandarin
Udang mandarin atau mandari shrimp merupakan jenis udang yang memiliki warna oranye transparan yang dihiasai dengan bintik-bintik kecil berwarna merah.
Jenis udang hias ini senang tinggal di tempat yang terdapat banyak tanamannya atau jenis rerumputan Karena ia akan melacak makanannya di bagian dasar aquarium.
Udang hias ini dapat dijadikan pembersih dalam aquarium Karena udang ini mengkonsumsi seluruh jenis alga yang tumbuh di sekitar tanaman serta sampah organik yang dihasilkan oleh tanaman hias disekitarnya.
selain cantik udang ini juga berguna untuk pembersih jadi muti fungsi kan hehe..
4.
Udang Red Nose
Udang red nose yaitu jenis udang hias yang cukup terkenal di kalangan para pecinta aquascape Karena warnanya yang unik dan tubuhnya yang transparan. Selain itu, masih terdapat juga dengan garis merah menyala yang memanjang. Udang hias ini memiliki kebiasaan berenang di sekitar wilayah dasar aquarium. Ia juga senang berada di sekitar bebatuan, jenis kayu-kayuan, dan tanaman air yang ada di dalam aquascape.
5.
Udang Cardinal
Udang hias aquascape ini adalah jenis udang hias yang memiliki warna yang merah agak gelap dengan hiasan bintik-bintik yang berwarna putih. Selain itu, warna ekornya pun berwarna putih yang semakin membuat udang hias ini bertambah unik. Udang ini lebih suka berjalan-jalan di sekitar pasir atau bebatuan yang terdapat pada aquascape. Makanannya yaitu sejenis alga, sejenis karnivor dan cacing darah (beku).
JENIS UDANG HIAS AQUASCAPE
Udang hias selain fungsi untuk membersihkan algea, lumut dan sisa makanan ikan. udang juga bisa dijadikan salah satu hiasan fauna air berikut ini jenis-jenis udang hias yang cantik dan menarik, dari yang termahal sampai yang termurah.
Black King Kong

Black Bee

Black Rili

Blue Bolt

Blue Cherry

Blue Diamond

Blue Pearl

Blue Rili

Blue tiger

Green

Orange Rili

Nah itu semua diantaranya udang hias sob, untuk selera silahkan pilih dan hunting sendiri soalnya biasanya semakin cantik semakin langka dan semakin menguras dompet hehe.. (pengalaman pribadi)

sumber: http://get-nature-aquascape.blogspot.com/p/ikan-aquascape.html

IKAN DISCUS

Ikan Discus

TIPS MEMELIHARA IKAN DISCUS
Akuarium Air Tawar
Ketika sedang melihat-lihat aro super red di sebuah dealer arwana, mata tertuju pada sebuah akuarium kecil yang diisi beberapa ekor discus berbagai jenis. Spontan, jadi teringat masa masih kuliah, belajar di kamar sempit hanya ditemani dua ekor discus yang ditempatkan pada akuarium berbentuk ‘keler’ bulat, yang kemudian mati bersamaan setelah dipelihara beberapa tahun (ditinggal beberapa hari, dan ternyata
Angel Blue Diamond
Angel Blue Diamond
pompa filter mati/rusak). Untuk mengobati kerinduan itu, setelah selesai transaksi kemudian saya keluar dari gerai tersebut, dan menuju gerai ikan hias di jalan yang sama (karapitan, Bdg). Gerai tersebut dikenal luas sebagai toko ikan hias yang lengkap dan menyediakan ikan dengan
Gold Diamond
Gold Diamond
kualitas bagus (tapi harganya relatif terbilang mahal). Sambil memperhatikan beragam pattern ikan discus yang sangat menarik, terpikir untuk
Marlboro
Marlboro
memanfaatkan akuarium bekas yang ikan louhan-nya diminta keponakan. Akhirnya 10 ekor ikan discus berukuran sekitar 2,5 – 3 inc plus
Red Marlboro
Red Marlboro
beberapa kayu bakau dijadikan oleh-oleh ke tasik. Karyawan gerai berkali-kali berpesan agar tidak ngebut di jalan untuk mengurangi guncangan yang dapat menyebabkan ikan discus stres
Snake Skin
Snake Skin
(dia lebih mengkhawatirkan ikan yang dijualnya daripada pembelinya …he…he…he…).
Pearl Pigeon
Pearl Pigeon
Setahun kemudian, ikan discus di akuarium tinggal 7 ekor, dengan pattern/warna yang bagus dan tidak ada spot hitam baik di kepala maupun
Red Peagon
Red Peagon
sirip. Sampai suatu hari, sang keponakan curhat bahwa ikan louhan-nya mati, dan dia terlihat tertarik dengan aro super red. Secara persuasif, saya bilang memelihara aro itu lebih sulit dan
Red Ribbon
Red Ribbon
makanannya susah harus nyari kelabang yang beracun atau katak sawah. Sebelum dia selesai mencerna kalimat persuasif itu, buru-buru saya tawarkan discus sebagai pengganti lohannya yang mati. Akhirnya ikan discus pun dibawanya pulang
berikut dengan akuariumnya !.
Cara memelihara ikan discus, sebenarnya sama saja dengan memelihara ikan hias lain. Namun demikian, karena sifat ikan discus yang mudah stress dan harganya termasuk mahal, maka hobiist memberikan perhatian yang lebih ketika memeliharanya. Kompensasinya adalah bila kualitas ikan discus memang bagus, dan dipelihara dengan baik, maka keindahan pattern, warna dan ukuran mampu mengusir stres hobiist.
Ikan discus yang umumnya dijual dipasar lokal memiliki banyak pattern dan warna yang semakin beragam sebagai filial dari kawin silang indukannya. Penamaannya juga jadi beragam dan tidak mudah untuk mengingat semuanya. Jadi daripada menyebut nama jenis ikan discus ketika hendak membelinya di toko ikan hias, lebih baik kita mencarinya di gerai terpercaya, dan melihat langsung penampakan ikan discus tersebut. Cara hunting ikan discus sama dengan cara hunting ikan koi, reputasi gerai (toko ikan hias) dan ketelitian yang dibekali dengan pengetahuan yang memadai merupakan kunci untuk memperoleh ikan discus yang bagus.
Adapun ciri-ciri ikan discus yang bagus (berdasarkan informasi karyawan senior toko ikan hias dan referensi lain) adalah :
  1. Warna kulit cerah, tidak berselaput/mengeluarkan lendir yang berlebihan.
  2. Sisik ikan bersih/tidak terkelupas, tidak berbintik putih, dan sirip bersih, lengkap dan seimbang.
  3. Warna mata bening, tidak berselaput atau tidak ada bercak putih, dan tidak terlalu menonjol ke luar.
  4. Bentuk tubuh ideal, tidak kurus/tipis, dan menampakan ketebalan pada dahi.
  5. Insang ki-ka membuka dan menutup bersamaan dan teratur.
  6. Gaya berenang yang tenang.
  7. Pattern pada badan/sirip biasanya akan timbul bertahap mulai ukuran ikan 2 inc. // hati-hati bila ikan berukuran < 2 inc tetapi pattern-nya sudah jelas dan relatif penuh, ada kemungkinan ikan diberi pakan yang mengandung hormon tertentu (pembeli biasanya kecewa setelah dipelihara, pattern-nya memudar).
  8. Usahakan membeli ikan discus yang berukuran minimal 2 inc, sebab ciri-ciri ikan yang sehat dan bagus sudah relatif mudah diidentifikasi, dan relatif lebih tahan terhadapserangan penyakit/parasit.
Sedangkan ciri-ciri ikan discus yang stress/sakit/terserang penyakit/secara genetis kurang bagus adalah :

  1. Kulit cenderung hitam, atau garis vertikal/stress bar (jumlahnya 6 – 18 bar) yang mencolok/terlalu tampak menandakan ikan discus stress
  2. Terdapat bintik putih pada sisik, atau sirip tidak lengkap/cacat yang mungkin terserang fin root.
  3. Warna mata tidak bening, berselaput atau terdapat bercak putih yang menandakan ikan discus terserang penyakit. Atau mata terlalu menonjol ke luar yang disebabkan karena kualitas air yang buruk sehingga ikan discus terjangkit intestinal bakteri yang dapat mengakibatkan pop eye (mata terlalu menonjol ke luar). Atau ukuran mata yang terlalu besar dibandingkan dengan postur secara keseluruhan yang menandakan pertumbuhan ikan discus terhambat. Atau mata ikan discus yang (cenderung) hitam menandakan adanya penyakit dan terlalu lama terkontaminasi obat-obatan (akibat treatment yang terlalu lama).
  4. Bentuk tubuh kurus/tipis, yang mungkin disebabkan oleh kekurangan pakan (discus mogok makan/kalah bersaing/pakan tidak berkualitas) atau faktor genetika indukan yang kurang bagus.
  5. Ikan bernafas dengan satu insang yang menandakan ikan terserang kutu insang. Atau ikan bernafas terlalu cepat yang menandakan kekurangan oksigen.
  6. Ikan melakukan gerakan-gerakan aneh atau menggesekan tubuhnya ke benda disekitarnya yang menandakan terserang parasit/kutu/jamur/bakteri baik pada badan/sirip atau insang.discus3
  7. Pattern pada badan/sirip yang tidak keluar, atau pudar/tidak cerah padahal ikan sudah berukuran lebih dari 2,5 inc yang menandakan kualitas ikan discus secara genetis kurang bagus. Warna yang pudar/tidak cerah dapat juga disebabkan karena pemberian pakan yang tidak tepat. Ada kemungkinan lain yang menyebabkan pattern dan warna ikan discus yang kita beli ternyata memudar/tidak cerah setelah dipelihara padahal pakannya sudah tepat, hal tersebut mungkin karena oleh penjualnya ikan discus tersebut diberi pakan yang mengandung hormon pencerah warna supaya terlihat bagus dan menarik pembelinya, padahal kualitas ikan discus tersebut secara genetis kurang bagus.
  8. Jenis ikan discus yang berwarna solid (misal : marlboro, blue diamond, pigeon) yangmemiliki spot hitam dibagian kepala dan sirip menandakan secara genetis kualitas indukan yg kurang bagus yang memang sudah memiliki spot hitam sebelumnya. Tetapi spot hitam tersebut mungkin juga disebabkan karena penggunaan lampu dengan intensitas spektrum warna merah yang berlebihan (misal : penggunaan lampu UV).
Faktor yang perlu diperhatikan dalam memelihara ikan discus :
  1. Akuarium : (1) Kelengkapan akuarium harus diperhatikan, terutama sistem filtrasi, water heater (bila suhu ruangan dibawah suhu kamar), dan termometer air – ikan discus umumnya hidup pada suhu yang lebih hangat, tetapi kestabilan suhu jauh lebih penting ; (2) Parameter air harus stabil baik kesadahannya maupun suhunya (kondisi ini yang perlu dijaga) ; (3) Kualitas air harus benar-benar diperhatikan, pada masa-masa awal, sebaiknya air dikuras (minimal 50%) seminggu sekali dan selalu menambahkan garam ikan secukupnya (bila filter sudah bekerja optimal, biasanya kualitas air relatif lebih stabil, sehingga frekuensi dan volume pengurasan air dapat dikurangi (5) Saya cenderung menggunakan hanya filter biologi yang terbagi menjadi 3 kamar/ruang, yaitu r.1 filter kasar (busa yang bagus), r2 filter biologi berupa bioball (lapisan atas) dan bioceramic (lapisan bawah), dan r3 tempat pengendapan — // saya menerapkan model filter untuk ikan koi dalam skala mini.
  2. Pakan : (1) Pilihlah pakan yang bertekstur halus ; (2) kita dapat “melatih” ikan discus untuk makan langsung dari tangan dengan cara bertahap dan menghindari gerakan-gerakan tangan yang dapat mengagetkan ikan discus. Bila hal tersebut berhasil, makaikan discus tidak lagi mudah stress dan terlihat “jinak” (cara tersebut sama prakteknya dalam menjinakan ikan koi).
  3. Menggabungkan ikan discus dengan ikan hias lain dalam satu akuarium. Ikan discus harus diperlakukan sebagai penghuni lama (memasukan ikan lain belakangan) untuk menghindari stress berlebih yang berakibat mogok makan, lebih parahnya lagi pakan disambar oleh ikan lain sehingga ikan discus tidak kebagian. Pada kondisi tersebut, daya tahan ikan discus akan menurun, sakit/terserang penyakit dan berisiko mati). Dengan demikian, sebaiknya kita tidak perlu memaksakan keinginan untuk menggabungkan ikan discus dengan ikan hias lain dalam satu akuarium.
sumber: https://tedirustendi32.wordpress.com/for-land-in-little-word/ikan-discus/